Narasi Kegiatan: Program Literasi “PELITA” Berbasis Taksonomi Barret di SDN Tajur 1
Di SDN Tajur 1, suasana kelas 3 hingga kelas 6 terasa hening dan penuh konsentrasi saat kegiatan PELITA (Pembiasaan/Pembinaan Literasi Anak) berlangsung. Para siswa tampak tekun membaca dan menelaah lembaran cerita bertema “Pembiasaan Literasi Kelas — Kerjasama dan Kepedulian”, salah satunya dengan teks berjudul “Taman Kecil di Sudut Sekolah”.
Melalui program PELITA, kegiatan membaca tidak sekadar menyuarakan kata-kata, tetapi diarahkan untuk menerangi pemahaman nalar siswa menggunakan pendekatan Taksonomi Barret (Barrett’s Taxonomy of Reading Comprehension). Metode ini melatih proses berpikir kritis secara bertahap:
-
Literal: Menemukan informasi tersurat secara tepat langsung dari bacaan.
-
Reorganisasi: Mengelompokkan atau menyusun ulang ide-ide pokok cerita.
-
Inferensial: Menggali makna tersirat dan menarik kesimpulan berdasarkan bacaan.
-
Evaluasi: Memberikan penilaian serta tanggapan logis terhadap isi teks.
-
Apresiasi: Menghayati nilai moral, empati, dan dampak emosional dari cerita yang dibaca.
Sesuai namanya, program PELITA di SDN Tajur 1 hadir sebagai cahaya penerang yang membimbing para siswa tidak hanya untuk gemar membaca, tetapi juga mengasah kedalaman berpikir, ketajaman analisis, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.



